
Daftar Isi
Tanda fungsi otak menurun
Makanan untuk kesehatan otak
1. Bayam
2. Ikan kembung
3. Buah beri
4. Teh atau kopi
5. Kacang kenari
6. Minyak zaitun
7. Telur
8. Dark chocolate
Jakarta, samsspringroll Indonesia
—
Kesehatan
otak
perlu dijaga agar kemampuan berpikir dan
daya ingat
tetap tokcer. Salah satunya bisa dilakukan lewat asupan
makanan
.
Lantas, apa saja makanan terbaik untuk kesehatan otak? Simak daftanya dalam artikel ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otak merupakan pusat kendali tubuh yang bertugas mengatur segala fungsi penting. Namun, seiring bertambahnya usia, fungsi otak bisa mengalami penurunan.
Tanda fungsi otak menurun
Penurunan fungsi otak dikenal juga dengan istilah
cognitive decline
. Penurunan biasanya berlangsung secara bertahap yang meliputi kemampuan belajar, mengingat, fokus, dan bernalar.
Bagi sebagian orang, penurunan kognitif ringan terjadi seiring pertambahan usia. Namun pada kasus tertentu, perubahan yang signifikan dapat menjadi tanda gangguan kognitif.
Mengutip
Healthline
, penurunan fungsi otak akan terasa berbeda dari orang ke orang. Dalam kasus ringan, penurunan fungsi otak akan ditandai dengan:
– sulit menemukan kata-kata tertentu,
– sering salah meletakkan barang,
– sering lupa,
– kewalahan saat mendapatkan tugas yang kompleks.
Makanan untuk kesehatan otak
Tak ada pil ajaib yang bisa mencegah penurunan kognitif. Meski tak bisa ampuh sepenuhnya, makanan bisa jadi salah satu strategi untuk menjaga kesehatan otak.
Berikut makanan terbaik untuk kesehatan otak, merangkum berbagai sumber.
1. Bayam
Mengutip
Harvard Health Publishing
, bayam dan sayuran hijau lainnya kaya akan nutrisi penting seperti otak. Di antaranya adalah vitamin K, lutein, folat, dan beta karoten.
Penelitian menunjukkan bahwa sayuran hijau dapat membantu memperlambat penurunan kognitif.
2. Ikan kembung
Ikan berlemak, seperti kembung, menjadi sumber asam lemak omega-3 yang baik. Omega-3 merupakan lemak sehat yang dikaitkan dengan penurunan beta-amiloid dalam darah atau protein yang bisa memicu penyakit Alzheimer.
Coba untuk mengonsumsi ikan berlemak sehat ini setidaknya dua kali dalam sepekan. Tapi, pilih ikan yang rendah merkuri.
Selain kembung, ikan salmon dan tuna juga bisa jadi pilihan yang baik.
3. Buah beri
Flavonoid yang ditemukan dalam banyak buah beri dapat membantu meningkatkan daya ingat.
Studi yang dilakukan oleh Brigham and Women’s Hospital Harvard menemukan, wanita yang mengonsumsi dua atau lebih porsi stroberi dan blueberry setiap minggu mengalami penundaan penurunan daya ingat hingga 2,5 tahun.
4. Teh atau kopi
Kafein dalam secangkir kopi atau teh tak cuma menawarkan peningkatan konsentrasi dalam jangka pendek. Studi yang diterbitkan dalam
The Journal of Nutrition
menemukan, kafein juga dapat meningkatkan fungsi mental.
5. Kacang kenari
Kacang-kacangan menjadi sumber protein dan lemak sehat yang baik. Kacang, utamanya kenari, dapat membantu meningkatkan daya ingat.
Sebuah studi dari UCLA mengaitkan konsumsi kacang kenari yang lebih tinggi dengan peningkatan skor tes kognitif. Kacang kenari kaya akan asam lemak omega-3 tertentu yang disebut asam alfa-linolenat (ALA). Pola makan kaya ALA dan omega-3 telah dikaitkan dengan tekanan darah yang terkontrol dan arteri yang lebih bersih. Keduanya baik untuk jantung dan otak.
6. Minyak zaitun
Minyak zaitun mengandung vitamin E dan sejumlah lemak sehat. Khusus minyak zaitun extra virgin mengandung antioksidan kuat yang bersifat anti-inflamasi.
Mengutip
Time
, penelitian telah mengaitkan konsumsi minyak zaitun dengan peningkatan kinerja kognitif dan penurunan risiko demensia. Studi tahun 2024 mencatat, orang yang mengonsumsi setidaknya 7 gram (g) minyak zaitun per hari memiliki risiko kematian akibat demensia 28 persen lebih rendah selama 28 tahun.
7. Telur
Telur mengandung protein yang penting untuk tubuh. Penelitian teranyar menemukan, telur menawarkan sejumlah manfaat untuk otak, seperti menurunkan risiko demensia dan meningkatkan daya ingat.
“Komponen [pada telur] yang sangat bermanfaat adalah kolin. Seperti ikan berlemak, telur juga mengandung DHA,” ujar ahli diet Jennifer Ventrelle.
8. Dark chocolate
Menukil laman Northwestern Medicine,
dark chocolate
mengandung antioksidan, flavonoid, dan kafein. Kesemuanya dapat meningkatkan aliran darah ke otak serta membantu meningkatkan fokus dan memori.
Tapi ingat, pilih cokelat dengan kandungan
cocoa
yang setidaknya mencapai 85 persen.
Selain makanan untuk kesehatan otak di atas, ada juga beberapa makanan yang perlu dihindari. Konsumsi makanan yang digoreng, daging merah, makanan manis, keju, dan mentega bisa mempercepat penurunan fungsi otak.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Momen Pelepasan Jenazah almarhum Rachmat Gobel ke TMP Kalibata
Baca lagi: Daftar Mi Instan Terbaik di Dunia, Ada dari Indonesia di Posisi Atas
Baca lagi: Waspada Firmware Router Kena Serangan Siber, Bisa Berujung Bobol Akun




13 Responses
Artikel ini membuat saya ingin membaca topik lainnya. Sebelum itu, saya juga sempat mampir ke [http://ibiblio.org/pub/Linux/docs/LDP/linuxfocus/Nederlands/July2002/article245.shtml](http://ibiblio.org/pub/Linux/docs/LDP/linuxfocus/Nederlands/July2002/article245.shtml).
Saya suka artikel yang langsung membahas inti tanpa terlalu panjang. Sebagai pelengkap, saya juga melihat [https://us-southeast-1.linodeobjects.com/buy-gold-ira/gold-ira-stock32/pros-and-cons-of-gold-and-silver-ira.html](https://us-southeast-1.linodeobjects.com/buy-gold-ira/gold-ira-stock32/pros-and-cons-of-gold-and-silver-ira.html).
Top banget artikelnya! Nggak nyesel nyempetin waktu buat baca. Barangkali butuh bacaan tambahan, referensi dari https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=288705 juga patut buat dicek.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://kldp.org/node/60017?destination=node/60017%3Fpage%3D0 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://kldp.org/comment/140248 juga bahas hal yang sama lho.
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=285390 di situ lengkap juga.
Informasi yang sangat padat dan menarik untuk dibaca. Terima kasih sudah berbagi insight ini. Kebetulan saya juga membaca rangkuman yang cukup lengkap di https://caramellaapp.com/healthcare8958/zOcoKde15/divinity-labs-keto-gummies-reviews sebagai tambahan referensi.
Ulasan komprehensif yang sangat edukatif buat khalayak luas. Makasih banyak atas pencerahannya admin! Sebagai pembanding data dari sumber lain, ada ringkasan materi serupa di https://www.chron.com/neighborhood/champions-klein/sports/article/Professional-Bull-Riders-news-updates-and-events-9443098.php
Ulasan komprehensif yang sangat edukatif buat khalayak luas. Makasih banyak atas pencerahannya admin! Sebagai pembanding data dari sumber lain, ada ringkasan materi serupa di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297237719_htm
Penjelasannya terstruktur rapi dan alur pembahasannya gampang banget dipahami buat orang awam. Mantap abis min! Bagi yang butuh referensi bacaan tambahan, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297287121_htm
spaceman slot terbaik main di crazyrich88
untung88 sebagai slot thailandterpercaya
Penjelasan yang sangat menarik dan memberikan perspektif baru buat saya. Terima kasih banyak admin! Kebetulan saya juga nemu info serupa yang dibahas mendalam di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320543675_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297441916_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297539893_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297289339_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297133049_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320129065_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297314318_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296883726_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297266956_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297099185_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297422385_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297062887_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297256978_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297137983_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297533328_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297104409_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297374348_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297299967_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297020749_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320556779_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320593359_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320743614_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320480777_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320333750_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296956732_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320059738_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297519165_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320672786_htm
https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320383450_htm sebagai referensi tambahan.