
Jakarta, samsspringroll Indonesia
—
Matcha sering dipilih sebagai alternatif kopi karena rasa yang lebih lembut dan tidak buat jantung berdebar. Namun, sebenarnya matcha mengandung
kafein
atau tidak, seperti halnya kopi?
Matcha
dikenal memiliki citra rasa yang khas dan mampu membantu meningkatkan fokus. Namun di sisi lain, terdapat anggapan bahwa matcha mengandung kadar kafein yang cukup tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, beberapa penelitian menyebutkan bahwa kandungan kafein dalam matcha bisa lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa.
Lalu, apakah matcha mengandung kafein yang tinggi? Berikut penjelasan lengkapnya.
Apakah matcha mengandung kafein?
Dilansir dari
Healthline
, matcha nyatanya memiliki kandungan kafein alami. Matcha berasal dari daun teh hijau yang digiling menjadi bubuk halus dan umumnya dibudidayakan di Jepang.
Sedangkan kafein merupakan senyawa alami yang ditemukan dalam teh, kopi, dan cokelat. Zat ini bekerja sebagai stimulan yang merangsang sistem saraf pusat sehingga membuat tubuh terasa lebih segar, fokus, dan waspada.
Karena alasan tersebut, banyak orang memilih minuman berkafein seperti matcha untuk membantu meningkatkan energi saat beraktivitas.
Selain memberikan efek menyegarkan, konsumsi kafein dalam jumlah yang sesuai juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kafein secara teratur dapat membantu menurunkan risiko beberapa penyakit, seperti asma, diabetes tipe 2, batu ginjal, dan beberapa jenis kanker.
Meski demikian, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari karena dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan.
Kandungan kafein dalam matcha dapat bervariasi tergantung pada jenis daun teh, jumlah bubuk yang digunakan, serta lama penyeduhan.
Sementara itu, ditambahkan dari
Medical News Today,
secara umum, matcha mengandung sekitar 19 hingga 44 miligram kafein per gram bubuk.
Dalam satu porsi standar yang menggunakan 2 hingga 4 gram matcha atau sekitar setengah hingga satu sendok teh, kandungan kafeinnya dapat mencapai 38 hingga 176 miligram.
Sedangkan secangkir teh hijau umumnya hanya mengandung sekitar 30 miligram kafein.
Perbedaan ini terjadi karena saat mengonsumsi matcha, seluruh bubuk daun teh ikut diminum sehingga kandungan nutrisi dan kafeinnya lebih terkonsentrasi dibandingkan teh hijau yang hanya diseduh.
Meski demikian, jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, matcha dapat menjadi pilihan minuman yang membantu meningkatkan energi sekaligus memberikan manfaat dari kandungan antioksidannya yang tinggi.
Efek samping konsumsi kafein berlebihan
Meskipun bermanfaat, tidak semua orang memiliki toleransi yang sama terhadap kafein. Beberapa orang mungkin mengalami efek samping setelah mengonsumsi minuman berkafein, termasuk matcha.
Beberapa tanda tubuh menerima terlalu banyak kafein antara lain:
Merasa gelisah atau cemas
Jantung berdebar lebih cepat
Mual
Sakit kepala
Sulit tidur
Secara umum, para ahli menyarankan agar orang dewasa tidak mengonsumsi lebih dari 400 miligram kafein per hari. Namun, batas toleransi setiap orang bisa berbeda-beda tergantung kondisi kesehatan dan sensitivitas tubuh masing-masing.
Jika mengalami gejala akibat konsumsi kafein berlebihan, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan, berjalan santai, atau melakukan teknik pernapasan untuk membantu tubuh lebih rileks.
Demikian penjelasan apakah matcha mengandung kafein? Jawabannya adalah ya, matcha memiliki kandungan kafein.
(gas/fef)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: 3 Tanker Minyak Iran Bebas dari Blokade AS di Selat Hormuz
Baca lagi: Ingin Rujuk, Presiden Korsel Minta Trump Bujuk Kim Jong Un
Baca lagi: Penampakan Kepulan Asap usai Pesawat Bomber B-52 AS Jatuh




18 Responses
Artikel ini menjadi sumber bacaan yang bermanfaat karena menyajikan informasi yang akurat dan mudah dipahami. Semoga semakin banyak konten seperti http://redsea.gov.eg/taliano/Lists/Lista%20dei%20reclami/DispForm.aspx?ID=2201906.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://hub.docker.com/u/bong88living/starred juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Kontennya terasa natural dan tidak berlebihan. Sebagai tambahan bacaan, coba kunjungi https://cloud-links.s3.us-west-004.backblazeb2.com/news/86ent4pyk/news-sites-online.html.
Terima kasih atas ulasan yang sangat informatif. Selain artikel ini, saya juga sempat membaca beberapa informasi melalui https://cloudlinks.sos-ch-dk-2.exo.io/news/86enw5a3a/local-news-online.html.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://tagderarbeitslosen.mur.at/blobben-heerderarbeitslosen-infostand yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1160 yaa.
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs https://opentutorials.org/profile/206064 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://pxhere.com/tr/photographer/4505044 bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://www.buzzbii.com/epicureannycom?lang=italian.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://www.jca.apc.org/stopUSwar/korea/korea_top.htm yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Artikel ini memiliki karakteristik sebagai dokumen literasi mendalam yang mampu menaikkan standar daya kritis masyarakat https://www.ifixit.com/Guide/Tennis+Racquet+Grip+Tape+Replacement/88945
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=90800 karena mirip-mirip pembahasannya.
Artikel ini memberikan sudut pandang baru yang cukup menarik. Saya juga memperluas bacaan melalui [https://api.hypothes.is/search?q=tag%3Abooks&page=7](https://api.hypothes.is/search?q=tag%3Abooks&page=7).
Artikel ini menjadi salah satu bacaan favorit saya hari ini. Sebagai tambahan wawasan, saya juga membuka [https://scrapbox.io/kanna/MEMEX](https://scrapbox.io/kanna/MEMEX).
Saya suka artikel yang langsung membahas inti tanpa terlalu panjang. Sebagai pelengkap, saya juga melihat [https://us-southeast-1.linodeobjects.com/buy-gold-ira/gold-ira-stock32/pros-and-cons-of-gold-and-silver-ira.html](https://us-southeast-1.linodeobjects.com/buy-gold-ira/gold-ira-stock32/pros-and-cons-of-gold-and-silver-ira.html).
Terima kasih atas penyajian informasi yang jelas dan terstruktur. Saya juga memperluas bacaan melalui [https://mirror.ihost.md/LDP/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Deutsch/July2002/article245.shtml](https://mirror.ihost.md/LDP/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Deutsch/July2002/article245.shtml).
Gaya penulisan seperti ini membuat pembaca tidak cepat merasa bosan. Saya juga menyimpan [https://www.techmeme.com/080924/p24](https://www.techmeme.com/080924/p24) untuk referensi.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://kldp.org/node/60562 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.