
Jakarta, samsspringroll Indonesia
—
Telur
menjadi salah satu menu andalan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena kaya
protein
, mudah diolah, dan relatif terjangkau. Namun, Presiden Prabowo Subianto menyoroti cara pengolahan telur yang diberikan kepada anak-anak penerima manfaat program tersebut.
Dalam acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6), Prabowo mengingatkan agar telur dalam program MBG tidak diolah menjadi telur dadar yang dicampur berbagai bahan tambahan.
Menurut Prabowo, praktik tersebut berisiko menurunkan kualitas gizi yang diterima anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Yang kedua, telur jangan bikin dadar. Saya sudah lama jadi orang Indonesia, kalau telur dadar nanti dicampur macam-macam itu. Iya kan? Tepungnya lebih banyak dari telurnya,” kata Prabowo mengutip
Detik
.
Pernyataan itu memunculkan pertanyaan, benarkah telur ceplok lebih bergizi dibanding telur dadar yang dicampur tepung?
Kandungan gizi telur tetap tinggi
Telur dikenal sebagai salah satu bahan pangan dengan kepadatan gizi yang tinggi. Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2017, satu butir telur ayam mengandung sekitar 70 kilokalori energi, 6-7 gram protein, serta sekitar 5 gram lemak.
Selain protein berkualitas tinggi, telur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.
Ketika telur diolah menjadi telur ceplok, kandungan protein pada dasarnya tidak berubah karena sumber proteinnya tetap berasal dari telur. Perbedaan utama terletak pada tambahan minyak yang digunakan saat proses memasak.
Penggunaan minyak saat menggoreng dapat menambah sekitar 40-50 kilokalori energi dan sekitar 4-5 gram lemak. Dengan demikian, satu butir telur ceplok dapat mengandung sekitar 110-120 kilokalori energi dengan total lemak sekitar 9 gram.
Masalah utama bukan terletak pada tepung itu sendiri, melainkan pada proporsi telur yang digunakan dalam satu porsi makanan.
Penambahan tepung memang dapat membuat ukuran telur dadar tampak lebih besar dan mengenyangkan. Namun, tepung tidak menambah kandungan protein hewani yang menjadi nilai gizi utama dari telur.
Dalam praktik tertentu, sejumlah telur dicampur dengan tepung lalu dibagi menjadi lebih banyak porsi. Akibatnya, setiap anak memperoleh protein yang lebih sedikit dibandingkan jika menerima satu butir telur utuh.
Sebagai ilustrasi, tiga butir telur yang dicampur tepung dapat menghasilkan telur dadar berukuran besar dan kemudian dibagi menjadi enam bagian. Dalam kondisi tersebut, setiap anak hanya memperoleh sebagian kecil protein yang berasal dari tiga butir telur tersebut.
Sementara itu, tepung lebih banyak menyumbang karbohidrat. Ditambah lagi, proses penggorengan dapat meningkatkan jumlah kalori karena adanya minyak yang terserap ke dalam makanan.
Telur ceplok atau telur dadar?
Secara gizi, telur ceplok dan telur dadar yang dibuat dari jumlah telur yang sama sebenarnya memiliki kandungan protein yang relatif setara. Namun, perbedaannya muncul ketika telur dadar dicampur tepung dalam jumlah cukup banyak lalu dibagi ke lebih banyak porsi.
Dalam konteks Program Makan Bergizi Gratis, kekhawatiran yang disampaikan Prabowo berkaitan dengan kemungkinan berkurangnya asupan protein yang diterima setiap anak. Semakin sedikit jumlah telur yang dikonsumsi per porsi, semakin rendah pula protein hewani yang diperoleh.
Karena itu, penggunaan telur utuh atau olahan yang tetap mempertahankan proporsi telur yang memadai dinilai lebih efektif untuk memastikan kebutuhan protein anak terpenuhi sesuai tujuan program MBG.
Baca selengkapnya
di sini
.
(tis/tis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video samsspringroll]
Baca lagi: Sinopsis Blacklight, Bioskop Trans TV 8 Juni 2026
Baca lagi: Daftar HP Android Terbaru 2026 Bisa Kirim Foto Pakai AirDrop ke iPhone
Baca lagi: Wamenlu Beber Alasan Penyerahan Surat Kepercayaan Dubes Sempat Telat




12 Responses
Artikel https://nialatea.at/maroni/ tidak hanya menarik untuk dibaca, tetapi juga memberikan banyak pelajaran dan wawasan baru yang bermanfaat bagi para pembacanya.
Sangat menarik karena setiap pembahasannya memberikan nilai tambah bagi pembaca https://www.tunesbank.com/et/spotify/add-music-from-spotify-to-imovie.html .
Artikel ini sangat membantu dalam memahami berbagai informasi penting secara lebih mudah.
Tulisan yang sangat menarik dan sarat dengan informasi bermanfaat. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru yang sangat berguna setelah membaca artikel ini. Terima kasih atas artikel yang informatif dan inspiratif. Jangan lupa mengunjungi https://curation.masternewmedia.org/p/4021975698/2014/05/26/news-discovery-find-topic-specific-curated-rss-feed-reading-lists-on-feedshare-net.
Artikel ini sangat informatif dan memberikan banyak manfaat bagi pembacanya. Pembahasannya tersusun rapi sehingga memudahkan pembaca dalam memahami setiap poin yang disampaikan. Terima kasih telah menghadirkan konten yang berkualitas. Jangan lupa mengunjungi https://articlement.com/marketing-public-library-services-in-sierra-leone/.
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://videos.muvizu.com/Profile/bong88living/Updates/ yang cukup menarik.
Penulisan artikelnya sangat runut sehingga mudah dipahami. Saya juga ingin berbagi tautan https://www.intensedebate.com/people/bong88living1 di sana ada tulisan serupa yang bisa dijadikan rujukan tambahan.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.walkscore.com/people/254734006527/bong88 juga bahas hal yang sama lho.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan http://e-vote.pepper.jp/business/445.html yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://www.buzzbii.com/epicureannycom/likes tadi.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari http://iop.chez.com/u.php?action=show&username=nadinei67 juga mengulas hal serupa.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/node/59903 tadi.